
Jendela kokoh nan klasik
“Buat apa menginap di situ? Kan masih ada hotel atau losmen lain? Kata orang sih di situ ada apa-apanya,konon disalah satu kamar ada yang pernah bunuh diri,, bekas darahnya masih tampak di lantai”, disitu banyak silumannya” ujar beberapa warga di Sekitar Lawang.
Kata-kata seperti ini memang sudah biasa dialamatkan pada hotel berlantai lima yang dibangun pada 1918 tersebut. Di kompleks hotel memang ada semacam prasasti beraksara Tiongkok yang menyatakan tahun pendirian hotel. Ya, ampun, berarti usia Hotel Niagara sudah 88 tahun. Arsiteknya Fritz Joseph Pinedo, pria berdarah Brasil yang hidup di Indonesia pada masa pendudukan Belanda.
Continue reading →
Popularity: 24% [?]