Setiap manusia pasti memiliki ambang kesabaran, bila ambang kesabaran sudah terlampau maka marahlah yang menjadi pelampiasan. Ketika kita merasa marah, denyut jantung, ketegangan pembuluh arteri, dan produksi hormon testosteron meningkat, cortisol menurun, dan bagian kiri otak lebih terstimulasi.
Cortisol adalah hormon yang diproduksi oleh sebuah kelenjar kecil seberat 4 gram dan melekat pada ginjal. Cortisol memiliki beberapa fungsi diantaranya: Kortisol memegang peranan penting pada proses metabolisme dari karbohidrat, protein dan lemak, serta pada pemeliharaan keseimbangan elektrolit dan air. Kortisol turut mengatur fungsi sistem kardiovaskuler, sistem saraf, otot, ginjal dan organ lain. Selain itu, kortisol mendukung sistem-tangkis hingga tubuh menjadi lebih kebal terhadap rangsangan buruk yang tercakup dalam pengertian stress, seperti pembedahan, infeksi, luka berat, juga trauma psikis.
Wah ruwet juga membahas dampak marah secara fisiologis. Intinya dari beberapa penelitian , orang yang pemarah didukung dengan faktor-faktor lainnya dapat memicu peningkatan tekanan darah dan bisa menimbulkan gangguan pada penderita Kencing manis(DM). Intinya marah yang tidak sukes bisa merusak hidup kita.
Karena kemarahan adalah sesuatu yang wajar dan pasti dialami oleh semua manusia, maka marah harus bisa dikendalikan atau dalam isitilah kesehatan jiwa disebut dengan istilah marah dengan asertif.
Berikut eberapa tips untuk membuat marah menjadi marah yang baik alias sukses :
- Saat anda merasa marah dan kuasa untuk melampiaskan marah-marah, segera ingat apa akibatnya bila anda marah-marah. Boleh jadi, anda akan membuat suasana menjadi kacau bahkan masalah akan semakin ruwet dan berat.
- Bila anda susah mengendalikan diri, pada saat marah segera ambil posisi relaksasi. Bila anda berdiri segera duduk, bila anda duduk dan ada tempat tidur segera rebahkan diri anda, ketika memungkinkan segera pergi ke kamar kecil untuk membasuh muka anda, dan akan lebih baik anda berwudlu.
- Ketika suasana hati anda sudah terkendali, saatnya anda mengatur marah. Apa target ketika anda marah, dampak marah, dan perubahan sikap dari orang yang anda marahi harus segera anda fikirkan.
- Sekarang marahlah anda sepuas-puasnya tapi tetap terkontrol tanpa ada unsur kekerasan dan pencemaran nama baik tentunya.
- Nah, terakhir anda harus meng closing marah anda. Misalnya ketika kita marah kepada anak, anda bisa meng closing dengan ucapan “Papa marah kepadamu itu karena sayang anakku, dst”
Sulit memang, dan perlu latihan untuk mengendalikan rasa marah tersebut. Tapi demi kesehatan dan kebaikan orang-orang disekitar anda, perlu kiranya untuk melatih dan mengontrol rasa marah.
Mari mencoba mengendalikan rasa marah, semoga sukses !!
Popularity: 2% [?]
No related posts.
Semoga saya nggak marah…
Kalaupun marah, semoga pula saya bisa mengikuti ilmu marah yang ada disini.
Salam!
pak Guru pastinya terbiasa untuk marah dengan baik di hadapan murid2nya…
marsudiyanto recently posted..Saya Anda dan Mereka
tips-nya oke banget, mas pur. sifat marah memang manusiawi. yang kurang manusiawi kalau marah2, hehe
kalau Njenengan saya yakin bisa mrah secara manusiawi…pak Guru pasti sudah terbiasa marah yang asertif dihadapan para siswa
sawali tuhusetya recently posted..Memberikan Ruang Kebebasan Berekspresi bagi Siswa