Timnas PSSI akhirnya bisa asuk ke babak final di kasta tertinggi kompetsi sepak bola Asea Tenggara. Crsitian Gonzales, striker naturalisasi, menjadi pahlawan di babak semifinal melawan Filipina. Goal cantik lahir dari heading dan tendangan kerasnya dari luar kotak pinalti.
Goal Indah Gonzales di Laga kedua melawan Phillipina
Selama pertandingan Gonzales termasuk striker pekerja keras, tak jarang dari harus turun ke belakang membantu pertahanan. Sering pula ia harus menjemput bola dari lapangan tenaga. Perjuangan Gonzales termasuk diatas rata-rata dibanding anggota tim lainnya, apalagi bila dibandingkan dengan BP yang kurang gesit mencari bola.
Profil Singkat Cristian Gonzales
Cristian adalah salah satu penyerang yang paling mematikan sepanjang sejarah kompetisi sepak bola Indonesia. Kemampuannya dalam menendang, mencetak gol, penempatan posisi, visi permainan, dan sundulan adalah andalannya. Disamping kemampuannya, ia juga terkenal memiliki fisik yang prima.
Pada saat bermain di Uruguay, ia ditugaskan sebagai Gelandang Serang. Produktivitasnya kurang baik sampai akhirnya ia hijrah ke Indonesia untuk bergabung dengan PSM Makassar dengan status Free Transfer, dan diplot sebagai Penyerang. Dari sinilah ia membuktikan kualitasnya sebagai seorang penyerang handal.
Pada musim 2006, ia adalah pemain termahal di Liga Indonesia menurut data Badan Liga Indonesia dengan bayaran Rp 1,2 milyar[1]
Pada tanggal 21 November 2010 Cristian Gonzales memulai debut sebagai anggota timnas sepak bola indonesia melawan Timor Leste dan langsung mencetak dua gol di debut pertamanya. Selanjutnya, ia masuk sebagai anggota inti Timnas Indonesia pada kejuaraan Piala Suzuki AFF 2010.
Setelah menikah, ia memiliki paspor Indonesia, istrinya adalah wanita Indonesia bernama Eva Nurida Siregar. Dari pernikahannya, ia memperoleh dua orang anak (Fernando dan Florencia). Ia juga telah mempunyai dua anak hasil pernikahan sebelumnya (Amanda dan Michael). Cristian memeluk agama Islam pada tahun 2003 dan mengambil nama Mustafa Habibi. (sumber : id.wikipedia.org)
Ketenangan dan kedewasaan tampak dari sosok pemain Persib Bandung ini kontras dengan riwayatnya saat merumput di Sud America, Deprotivo Maldonado, PSM dan Persik yang sering membuat ulah dan tak jarang menimbulkan sangsi dari komisi disiplin.
Kerja keras, ketenangan dan kedewasaan di lapangan layak dijadikan contoh bagi seluruh masyarakat Indonesia, walaupun masih baru berstatus WNI tetapi gonzales telah banyak memberikan warna dan jasa bagi dunia sepak bola khususnya timnas. nasionalisme Gonzales sudah ditunjukkan hingga Indonesia bisa masuk ke Final Piala AFF, akan semakin lengkap bila Indonesia bisa memenangi Piala AFF.
Jadi mari kita tunggu dan kita teladani ‘keteladanan nasionalisme’ dari Cristian Gonzales
Popularity: 2% [?]
Related posts:

saya salut banget dengan keindonesiaan gonzales. naturalisasinya bener2 membikin nilai tambah buat bangsa. garang di lapangan, tapi santun di luar lapangan hijau.
setuju pak…. padahal Gonzales dulunya juga temparamental alias brangasan, ternyata juga bisa berubah, mudah2an bisa menginspirasi bangsa ini
sawali tuhusetya recently posted..Hari Ibu- Sepak Bola- dan “Euforia” Bangsa
Aku juga bersimpati dengan Christian Gonzales, semoga di masa akan datang pemain seperti dia akan banyak bermunculan di Indonesia dan bisa meneruskan tim Garuda
Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan
sayang, tadi malam timnas dan bangsa indonesia berduka kembali di tanggal 26 Desember
Sugeng recently posted..Kesibukan & Minyak Rem Hidrolik
dengan usianya yang tidak muda lagi gonzales masih punya semangat juang tinggi…salut…
viva timnas….wassalam Nurdin !!
bukan detikcom recently posted..Kalah koq bangga
lumayan, sepakbola indonesia semakin bagus, tetapi harus memang lebih tekun n bersabar dikit untuk menguasai asia tenggara.
belajar blog recently posted..Belajar blog di google saya lagi beruntung
relatif mas…. apakah si Gonzales ini betul2 memiliki nasionalisme atau hanya berburu gaji jadi timnas masih tanda tanya besar ??? Mungkin rumput bergoyang punya jawaban, coba tanyakan…!