Jika umat Islam ditanya, apakah ingin menunaikan ibadah haji? Maka, bisa dipastikan, hampir semuanya akan menjawab “ingin”. Jika pertanyaan itu dilanjutkan, apakah mereka sudah berniat menunaikan rukun Islam kelima itu? Maka, mayoritas dari mereka pun masih akan menjawab “sudah”. Bahkan, sudah “niat” sejak lama. But jika ditambahkan pertanyaan lanjutan, apakah mereka sudah belajar manasik haji, membuka tabungan (khusus) haji, dan/atau menyiapkan perlengkapan (khusus) haji? Astaghfirullah, sepertinya akan amat sangat sedikit sekali yang menjawab “sudah”. Padahal yang dimaksudkan dengan niat adalah “menyengaja melakukan suatu perbuatan”. Orang yang mengatakan berniat berhaji, but belum belajar manasik, membuka tabungan dan/atau menyiapkan perlengkapan haji, adalah seperti orang yang sedang memakai celana pendek, nonton TV ditemani kopi dan rokok, trus bilang “sudah berniat” shalat or siap pergi bekerja ke kantor. NATO alias No Action Talk Only.
(1) Pantaskan ilmunya. Pertama, baca buku tentang umrah dan haji. Kedua, ziarah kepada orang yang mau berangkat ke or pulang dari tanah suci. Simak ceritanya, mohon doanya. Ketiga, minta brosur dan keterangan di biro perjalanan dan KUA. Eh, Depag. Eh, Kemenag, Keempat, ikut manasik haji.
(2) Pantaskan uangnya. Pertama, buka rekening khusus untuk umrah or haji, walaupun dengan nilai minimal (Rp 500 ribu). Kedua, rutinkan menabung tiap hari, minggu or bulan; atau tiap mendapatkan uang. Bisa Rp 10 ribu tiap hari or pekan, atau Rp 100 ribu per bulan, atau 10% tiap menerima uang. Yang penting istimrar alias terus menerus. lumintu or berkelanjutan.
(3) Siapkan perlengkapannya. Bisa dimulai dari yang mudah dan murah, misalnya sandal jepit, peci, sarung, kaos, kantung kerikil, kantung sandal, de el el. Niatkan, benda-benda tersebut nanti dipakai “disana”.
(4) Pantaskan pahalanya. Islam mengajarkan, “Barang siapa yang shalat Shubuh berjamaah, lalu duduk berdzikir kepada Allah hingga matahari terbit, lalu shalat dua rakaat (Dhuha), maka baginya seperti pahala haji dan umrah”. Atau, berilah sedekah or hadiah kepada orang yang berumrah or berhaji dengan sesuatu (sandal jepit, kantung kerikil, de el el sesuai kemampuan. Yang murah meriah jug boleh) untuk digunakan di tanah haram. Bukankah orang yang memberi makanan berbuka orang yang puasa or menyiapkan perlengkapan orang yang berjihad, akan mendapatkan pahala ibadah orang itu, tanpa mengurangi pahala yang bersangkutan? Setidaknya jika kita belum bisa menunaikan ibadah haji or umrah, kita sudah biasa memperoleh pahalanya. So, praktek riilnya, tinggal masalah waktu ajja.
(5) Berdoalah dengan penuh kesungguhan dan harapan kepada-Nya, terutama pada waktu dan sikon yang mustajabah untuk berdoa. Detilkan waktunya –misalnya 3 or 6 bulan lagi, or pada tanggal 1 Nopember 2013 or 7 Pebruari 2015. Kian detil dan jelas, kian baik, serta kian cepat dan besar peluang tercapainya. Jangan lupa, gunakan adab berdoa yang baik dan benar (Kok seperti EYD ya? He3x).
(6) Mintalah doa kepada orang tua (terutama ibu) dan istri (or suami). Dan, doa kyai, ulama dan orang-orang yang shalih.
Seterusnya, faidza ‘azamta fatawakkal ‘alallah. Berserah dirilah kepada Allah. Biarlah Allah ar-Razzaq dan al-Ghany yang mencukupkan. By the way, siapa sich yang nyuruh umrah or haji? Allah, khan? Nah, Dia pasti tanggung jawab. Dia pasti mencukupkan.
Betapa banyak orang kaya, muda, sehat dan kuat, but tidak kesampaian menginjakkan kaki di tanah suci. Sebaliknya, betapa banyak orang miskin, tua, cacat dan lemah, malah bisa ziarah di Makkah dan Madinah. Saya jamin, jika anda melakukan yang saya sarankan itu, anda akan bisa menunaikan haji or umrah, segera. Suer! Jika tidak, jangan panggil saya! But, panggil Y.A. Oklix? He3x. Sahhala llahu lakum wa umurakum. Semoga Allah memudahkan dan memberkahi niat anda untuk menunaikan ibadah haji dan umrah, serta shalat di Baitullah di Makkah al-Mukarramah, dan menziarahi makam Rasulallah Saw di Masjid al-Haram asy-Syarif an-Nabawi di Madinah al-Munawarah. Amiin. (Oleh : H. Yahya Amin)
Popularity: 2% [?]
No related posts.
Keren tipsnya..
belum ada duit pak buat tabungan awal,,
so, musti menunggu lagi..
Buka rekening arafah minimal 500 rb mas…ringan bukan ???
alhamdulillah, akhirnya dapat pencerahan dari mas pur. memang niat sdh ada, mas pur, hiks, tapi realitanya kok masih jauh dari harapan. semoga tips ini bener2 bisa mempercepat utk ibadah haji.
sawali tuhusetya recently posted..Catatan Pendek atas Cerpen Jimat Kalimasadha
amiin, semoga kita semua segera dapat memenuhi Undangan Nya…
Purwanto recently posted..Kiat Mudah dan Cepat Menunaikan Ibadah Haji
habis baca bukunya mas ippho ya? hahaha
postingan itu saya dapat dari salah satu teman di facebook mbak.. mungkin sama sumbernya dengan bukunya mas ippho