Seluruh Instansi Pemerintah ditargetkan pada Desember 2011 harus menggunakan perangkat lunak yang legal, hal ini sebenarnya sudah dikokohkan dengan Surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No 01/2009 perihal Pemanfaatan Perangkat Lunak Legal dan Open Source Software ke seluruh pimpinan instansi Pemerintah tertanggal 30 Maret 2009 lampau.
Lazim di Negeri kita, bahwa perangkat lunak legal masih termasuk langka digunakan oleh pengguna komputer tidak terkecuali juga oleh insantasi pemerintah, bahkan barangkali di penegak hukum pun masih jarang yang menggunakan software legal. Software legal umumnya banyak dimiliki laptop keluaran terbaru hanya OS nya saja, tapi perangkat office lainnya masih tetap banyak yang menggunakan office bajakan.
Untuk mendapatkan PC dengan software legal misalanya OS win 7 dan Office 2007, pengguna harus mengeluarkan dana kurang lebih 2-3 juta rupiah, hampir separuh atau sama dengan perangkat Keras PS itu sendiri. Tentu harga yang cukup mahal bagi sebagian masyarakat. Kalau ada yang murah ngapain harus beli yang mahal. Tetapi bila kita tanyakan pada nurani kita sendiri, misalnya kita punya satu karya yang populer tiba2 karya itu diambil oleh orang lain tanpa ijin, kemudian dijual dan orang yang mengambil menjadi kaya raya karena karya kita, kira-kira bagaimana perasaan kita ?? Memang ada alasan lain bagi para pembjak OS, kalau untuk pintar gak apa-apalah mbajak software…
Sebenarnya, kalau kita mau kelur dari rongga kenyamanan, ada alternatif OS yang legal yaitu linux. Banyak keunggulan linux yang ditawarkan disamping sisi gratisnya OS tersebut. Saat ini banyak sekali tersedia Distro Linux yang sudah siap untuk dipakai, beberapa distro populer antara lain : Ubuntu, Open Suse, Mandriva dan Fedora dan masih banyak distro lainnya yg bisa anda lihat di http://www.gudanglinux.com, selain melihat anda bisa langsung membeli linux dengan harga yang sangat murah, harga untuk ganti CD dan ongkos kirim saja.
Berdasar pengalaman saya menggunakan linux dari berbagai distro, terpilih satu distro favorit yaitu Ubuntu. Hal ini pun juga dirasakan dari pengguna di Puskesmas binaan yang saya paksa harus pakai linux, mereka sepakat memilih ubuntu sebagai distro yang paling mudah. Tahun lalu saya mencoba 3 pc di 3 puskesmas saya instal linux untuk PC Jaringan SIK yang terhubung dengan seluruh PC di kabupaten, 2 distro yang saya coba saat itu yaitu : ubuntu 9.04 dan Open Su
Sebagian keunggulan linux dibanding windows menurut saya antara lain :
- Mudah dan cepat dalam instalasi, sekali instal kira2 membutuhkan waktu 45 – 60 menit dan langsung mendapatkan aplikasi office, pengolah gambar, multimedia, disc manajemen dan semua dirver umumnya langsung dikenali.
- Bebas virus dan bisa digunakan untuk me manajemen virus di flasdisk. Beberap kali saya menyelamatkan flasdisk dari serangan virus, terakhir virus w32 virut yang tidak dikenali smadav dan tidak bisa dihapus dengan avira, langsung bisa di delete secara sederhana dari linux.
- Berselancar internet lebih cepat dibandingkan windows. Saya tidak tahu kenapa, tapi saya rasakan saat berseluncur di dunia maya dengan linux jauh lebih cepat dibandingkan dengan windows walaupun menggunakan browser yang sama.
- Tak perlu menginstal driver printer, ya !! tinggal colokkan USB Printer ke PC/laptop, linux (saya gunakan ubuntu 10.04) langsung mengenali printer saya (HP Laserjet 1160)
- Tersedia software center yang menyediakan ratusan software gratis yang siap didownload dan langsung terinstall di PC/laptop linux anda,
Tapi ada beberapa hal yang kemarin saya baca di PC Media yang agak mengganjal menggunakan Linux. DI PC Media 09/2010 disebutkan bahwa saat menginstall linux langsung terinstal trojan, vulnarebity database linux memiliki 9963 kelemahan dan windows 1692 kelemahan. linux memiliki 819 di kernelnya dan windows memiliki 687 kelemahan. Microsoft sering diserang karena memang penggunanya lebih banyak dibanding OS yang lain, sehingga seolah-olah Microsoft software nya rentan virus.
Bagaimana para pakar linux ?? Betulkah linux masih kalah unggul dibanding windows ??
Popularity: 1% [?]
Related posts:

Untung hanya diwajibkan bagi Instansi pemerintah saja. Mengeluarkan dana sekitar 2-3 juta rupiah, wow.
Wo informasi yang menarik…nih .kalau gitu migrasi lagi ke Windows
Salesman Jogjakarta recently posted..Google Page Rank PR Alexa Rank Penting Tidak Penting
wew.. keren idenya pak, kalo semua instansi pemerintah go linux, bisa bangkrut juga microsoft. hihi..
bayangkan saja ada berapa banyak komputer di instansi pemerintah di indonesia???
—-
tapi si microsoft juga cerdik Mas… mereka sekarang jualan OS nya murah, terjangkau dan di bundel dengan laptop atau PC branded, baru terasa mahal kalau kita beli Office nya, minimal 3 jutaan untuk dapat paket MS Office
jujur saja, saya belum 100% menggunakan open source, mas pur, masih gaptek sih soalnya. yang jelas utk internetan, saya pakai linux mint, jauh lebih kenceng. namun, utk beberapa software, saya belum friendly betul, sehingga sesekali masih menggunakan si jendela, haks.
—-
itulah kendalanya Pak, kita kurang familiar dengan aplikasi-aplikasi yang jalan di linux
sawali tuhusetya recently posted..Temu Kerja IPKB Jawa Tengah Tahun 2011
saya sangat setuju tapi saya bukan abdi negara saya orang biasa
harus tidak harus, wajib atau tidak wajib itu juga terserah.. yang jelas dan penting pemerintah mendukung 900% kalo pingin migrasi ke Open Source (mendukung ini tentunya juga ada caranya, ga cuma mendukung tok)
——-
kendala birokrasi mas, kalau bisa dipersulit mengapa dipermudah…
minister ndru recently posted..SMASA Magetan Blogger Blog Competition
wajib tau walaupun sedikit
recky recently posted..Pasto-1 is Back!!
reformasi birokrasi
Saya tahu artikel ini dari daftar posting panjenengan, Pak. Saya sangat kagum. Saya senang dengan konsistensi abapak untuk menggunakan Linux. Ya, legalitas itu penting dan memang yang penting-penting sering dilupakan oleh birokrasi di negri ini. Yang penting halal.
Saya sih tidak masalah menggunakan Windows asalkan legal, beserta aplikasi yang legal pula. Kalau enggak bisa begitu, mendingan pakai Linux.
Salam hangat dan jabat erat,
Ade Malsasa Akbar
http://malsasa.tk