Sidoarjo adalah salah satu kabupaten yang berbatasan langsung dengan ibu kota Jawa Timur, kota ini terletak di sebelah selatan Surabaya. Untuk ke Sidoarjo dari arah Surabaya bisa ditempuh dari 3 jalur (yang saya ketahui) : lewat jalan tol, jalur Waru dan jalur Sepanjang. Kota ini menyimpan kenangan tersendiri bagi saya, karena di kota inilah saya pertama kali saya bekerja mengaplikasikan ilmu yang saya dapatkan.
Tiga tahun di Sidoarjo, belum cukup membuat saya mengenal kota ini. Yang saya tahu tak lebih sekitar Jalan Pahlawan, Kota, Rumah Sakit, Terminal, Juanda dan tak lupa tentunya daerah Tanggulangin yang dulu menjadi surga produk sepatu, tas dan aksesories. Jalan Pahlawan adalah daerah yang paling saya kenal karena di Jalan inilah tempat tinggal saya selama di Sidoarjo. Di jalan ini berdiri dengan megah stadion yang digunakan untuk PON tahun 1998, jalan utama kearah gerbang tol, Rumah Sakit Delta juga ada di jalan ini berdampingan dua perumahan elit di Sidoarjo. Tak ketinggalan pula, bila malam hari ini di seputar GOR Sidoarjo bila malam hari menjadi daerah wisata kuliner, mulai nasi goreng, soto lamongan, bakso dan sebagainya.
Setelah 10 tahun meninggalkan kota ini, saya berkesempatan kembali untuk menikmati Sidoarjo walau hanya 3 malam 4 hari. Dan kebetulan menginap lagi di Jalan Pahlawan. Walaupun ada kasus lumpur lapindo yang melumpuhkan 3 kecamatan, dan kawasan Intako Tanggulangin, ternyata kota ini tetap bersolek dan berkembang luar biasa.
Di Jalan Pahlawan saat ini sudah menjadi ‘surga kuliner’ banyak rumah makan dan cafe berdiri di sepanjang jalur ini, mulai McD, Ayam bakar Wong Solo, Mi Kocok Bandung, RM. Arab dan kuliner-kuliner lain yang saya kenal dulu tentunya. Berdiri pula kawasan Mall dan hotel Megah yang menempati bekas lapangan golf dan daerah rawa-rawa.
Untuk mencari oleh-oleh, bagi anda yang berkunjung ke kota ini bisa mencari didaerah utara RSU Sidoarjo, di jalur utama kota, ada
beberapa toko yang masih sama dengan toko yang dulu saya kenal, tapi saat ini pengelolaannya kian profesional dan isinya pun kian beragam. Kerupuk udang, bandeng presto, bandeng asep dan aneka krupuk bisa dijadikan oleh-oleh pilihan yang sayang bila terlewatkan.
Perkembangan yang luar biasa menurut saya, dan perkembangan ini mengajarkan kepada saya : “apapun rintangan yang dialami, manusia itu tetap harus berubah ke arah yang lebih baik dan selalu optimis menatap masa depan”
Popularity: 2% [?]
No related posts.


Sahabat saya banyak yang di Sidoarjo Mas..thanks infonya
——-
ok….
jadi pengen ke sidoarjo nih mas. hehehehe
—-
layak diagendakan Mas
kalo Sidoarjo mah sering lewat, secara tinggalnya sekarang saya di surabaya. hehehe.
apalagi kalo di bandara Juanda.. masih masuk Sidoarjo tuh
—–
ternyata sekarang jadi arek suroboyo, nuwun kunjungane Cak !!
Gaphe recently posted..And The Choclairs Goes To
om orang sidoharjo apa orang ngawi asli om….
————–
saya asli Nganjuk, pernah tinggal 3 tahun di Sidoarjo, dan sekarang tinggal di Ngawi. Mas Fahmi asli Sidoarjo ta ???
fahmi recently posted..Deg Deg kan detik-detik sebelum hasil UaN di umum kan
numpang lewat yaa… mau jalan-jalan ke medan? atau mau wisata kuliner di medan? jangan lupa mampir di blog http://www.indrahalim.com ya. Blog kuliner top kota medan. Situs yang lengkap reviewnya tuk resto or kedai yg menyediakan makanan enak di medan.