Spion adalah benda kecil nan mungil dengan harga yang tak terlalu mahal, biasanya secara standar kaca spion terpasang di kanan dan kiri dan bagian dalam sebuah mobil. Spion berfungsi membantu pengemudi untuk melihat keadaan di belakang pengemudi sehingga ketika akan berbelok arah spion memiliki peran yang sangat berarti yang melebihi harga dari spion sendiri.
Pengemudi awam sampai profesional pasti membutuhkan spion untuk keamanan dan kenyamanan dalam berkendara. Bahkan saat ini fungsi pengingat pengendara yang lazimnya hanya spion sudah kian berkembang dengan pesat. Sensor dan GPS adalah 2 alat yang kira-kira fungsi dasarnya hampir sama dengan spion. Sensor akan memberi tahu pengendara bila kendaraan berjarak kurang aman terhadap kendaraan lain atau penghalang. GPS memberikan informasi jalan-jalan yang sudah dan belum dilalui oleh pengendara. Dengan GPS pengemudi diberikan informasi jalan atau rute terdekat, termasuk informasi jalan-jalan yang akan dilalui.
Belajar dari spion dan alat-alat serupa lainnya, demikian juga hidup ini. Manusia membutuhkan manusia lain agar nyaman hidupnya. Sepintar apapun manusia, pasti tak mungkin semuanya menanam padi dulu baru menanak nasi. Sekaya apapun, tak mungkin manusia menanam kapas dan membuat kain sendiri untuk membuat sebuah baju. Se alim apapun, tak mungkin manusia bisa melalui hidup ini dengan selamat, pastilah ia membutuhkan orang lain untuk memberikan nasihat, arahan dan bimbingan agar tetap bisa berjalan pada jalan yang benar. Sebagaimana spion yang tak seberapa mahal harganya, orang lain yang membantu manusia lainnya pun juga tak terasa berharga bagi manusia yang dibantunya. Saat bersantap makan, tak mungkin manusia teringat jerih payah para petani dan buruh tani saat menanam padi, para kuli mengangkat karung padi, m
enjemurnya kemudian memproses menjadi beras dan kemudian mengemasnya menjadi kemasan beras yang siap saji. Saat mengenakan baju, tak mungkin manusia mengingat jerih payah petani kapas memelihara tanamanya, kerja keras pekerja pabrik memintal kapas menjadi sehelai kain.
Semua butuh manusia yang lain, walaupun terkadang manusia yang banyak membantu tak berharga dan tak pernah diingat jasa dan bantuannya, sebagai mana sebuah spion yang harganya tak sampai 0,1 % dari harga sebuah mobil.
Popularity: 1% [?]
No related posts.
hemm… iya betul, betul, betul…
Yang jelas gak ada manusia yang bisa atau mau hidup sendiri terus..
iya, nih, mas pur, konon manusia punya kecenderungan utk gampang melupakan kebaikan yang telah dilakukan oleh seseorang, tapi sulit sekali melupakan kesalahan yang dilakukan seseorang. piye jal?
segala perkara memang saling berhubungan kepentingan satu-sama lainnya….
artikel yg menarik gan
Manusia sebagai makhluk sosial, saling memenuhi kebutuhan satu sama lain
Kakaakin recently posted..Naik Kapal ke Hulu Mahakam
Yang sering terjadi adalah kita justru melupakan yang dekat, dan baru sadar kalau kita membutuhkan, memerlukan dan terbantu olehnya setelah ia pergi ataupun tiada.
—-
itulah manusia
Abi Sabila recently posted..Ada Namaku Di Buku-Buku Itu