Ngawi dan SK

Armada Sumber Kencono

Armada Bus 'SK'

Tak terbayangkan sebelumnya saya menjalani hidup di kabupaten Ngawi. Kabupaten paling barat propinsi Jawa Timur, yang namanya jarang sekali saya dengar. Berkunjung ke Ngawi pun belum pernah saya lakukan, kecuali waktu perjalanan dari Jogja ke Surabaya di tahun 1998.

Karena takdir akhirnya saya sejak tahun 2001 resmi menjadi warga kabupaten Ngawi. Salah satu kenangan yang tak terlupakan menjelang kepindahan ke Ngawi adalah kenangan dengan Bus Umum Sumber Kencono atau yangsering disingkat dengan bus ‘SK’. Nama yang tak asing bagi warga Jatim, Jateng dan Jogja yang dilalui oleh bus ini.

Masyarakat yang tinggal Jalur Bis Surabaya – Jogjakarta pasti semuanya sudah mengenal PO/Bus Sumber Kencono. Bus dengan dominasi paduan warna biru muda dan biru tua ini lebih dikenal dengan istilah “Sumber Bencono” . Karena hampir sebagian besar kecelakaan Bus pelaku utamanya adalah Bus ini. Memang bus ini memiliki kecepatan dan sopir yang klop, bis nya bermesin handal sopirnya jago ngebut plus persaingan mencari penumpang antar bus yang tidak sehat sehingga memaksa bus ini untuk berlari kencang mengejar setoran. Terakhir di Ringroad Saradan kecelakaan fatal bus ini berakibat meninggalnya 10 orang.

Sekitar Agustus tahun 2000 saya berdiri di perempatan Kertosono, kota tempat tinggal saya sebelum di Ngawi,  menunggu bus yang lewat untuk mengadu nasib ikut pendaftaran PNS. Dari rumah, saya dan istri tercinta sudah merancang strategi setelah ditahun-tahun sebelumnya belum ‘katut’ dan lulus PNS, dari diskusi singkat akhirnya muncul option untuk ikut pertarungan tes PNS di 2 Kabupaten yaitu Pacitan dan Ngawi. Pilihan ini kami dasari dengan pertimbangan Pacitan dan Ngawi adalah wilayah terpencil, sehingga berkuranglah saingan memperebutkan kursi PNS,  maklumlah jaman itu tes CPNS masih relatif bermutu proses seleksisnya dan saya termasuk yang beruntung bisa diterima melalui jalur MASKIN tanpa biaya sepeserpun kecuali tranpsort, biaya pendaftaran dan biaya ujian dan asli mengandalkan kemampuan dan pertolongan dari Nya semata.

Kembali ke perempatan Kertosono tadi..

Mulai jam 9 saya sudah menunggu di sisi selatan perempatan Kertosono, 4-5 bus sudah lewat didepan saya, tapi belum satupun yang saya pilih karena masih mikir dan nimbang2 kemana tujuan saya : Pacitan atau Ngawi ???

Setelah sekitar 30 menit duduk di angkringan pedagang asongan, dengan mengeheningkan cipta sejenak meminta kepada Yang Maha Kuasa untuk memberi petunjuk kepada hamba Nya yang bingung akhirnya saya memutuskan sebuah keputusan bila nanti bus yang lewat adalah bus Jaya atau Restu maka saya akan memilih untuk mendaftar CPNS di Kabupaten Pacitan, karena 2 bus ini trayeknya ke Pacitan. Dan bila nanti yang datang bus Sumber Kencono maka saya akan memutuskan untuk mendaftarkan diri di Ngawi, karena trayek bus ini menuju Ngawi.

Setelah menunggu sekitar 5 menit, akhirnya muncullah bus Sumber Kencono i dari arah Surabaya. Tanpa ragu lagi saya berdiri, nyangklong tas dan siap2 melompat bersama-sama pedagang Asongan untuk masuk dan mencari duduk senyaman mungkin di bus ekonomi non AC yang terkenal ini.

Bismillahi Tawakaltu ‘alaLLAH… Ngawi Saya datang !!!

 

Popularity: 3% [?]

Related posts:

  1. Pengumuman Kelulusan Tes CPNS Ngawi Th. 2010
  2. Gagal dan Irit

6 thoughts on “Ngawi dan SK

  1. Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 4.0.1 on Windows Windows XP

    @ mas Sriyono : gak segitunya kali…… nama kita sama, padahal rumahnya jauh dan kelahirannya pun mungkin juga berbeda… wong jowo asli mas, golongan ningrat.. alias ning ratan, he….he…

  2. Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 4.0.1 on Windows Windows XP

    @mas Budies : saling mengisi mas, njenengan kalau hari raya pulang ke Ngawi, saya pulang ke Nganjuk….

  3. Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 4.0.1 on Windows Windows XP

    Kenangan yang tak kan bisa dilupakan dengan SK. Semoga bisa menjadi warga Ngawi yang baik dan bisa berkontribusi bagi masyarakat disana, karena dimana bumi diinjak disitu langit dijunjung. ;)

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan
    ——
    setuju Mas, dimanapun kita berada kita harus memberikan karya yang terbaik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge