Jersey Favorit ISL 2011

Indonesia Super League 2011 alias ISL 2011 sudah selesai digelar. Persipura Jayapura berhasil menjadi sang juara musim ini, disusul Arema FC sebagai runner up.

Dari tiap tim pastilah memiliki jersey alias seragam kebanggaan. Biasanya jersey tiap tim ada 2, yang dikenakan saat pertandingan home dan satu lagi untuk pertandingan away.

Dari kontestan ISL, ada 3 tim yang memiliki jersey paling bagus (menurut versi saya tentunya), yaitu : Continue reading

Popularity: 14% [?]

Fantastic : Inter VS Schalke

Inter terbantai lagiMengawali pagi, saya menyempatkan mencari video rekaman di youtube pertandingan antara Inter Milan (Italia) VS FC. Schalke (Jerman) wakil dari 2 negara adidaya sepakbola benua Eropa. Pertandingan yang berlangsung tadi malam tidak disiarkan di televisi Indonesia. Menurut saya melihat gol demi gol yang tercipta lebih dahsyat daripada pertandingan Real Madrid VS  Totenham Hostspur yang disiarkan RCTI.

Goal pertama oleh Dejan Stankovic menjadi goal tercepat dan goal yang indah, memanfaatkan kesalahan posisi Martin Neur -kiper nomor 1 Jerman- Stankovic melepaskan tendangan first time dari tengah lapangan dan tepat masuk ke gawang Neur. Luar biasa !! Goal balasan Schalke tercipta saat terjadi kemelut gawang, lumayan. Continue reading

Popularity: 1% [?]

Tentang Nurdin !!

Nama Nurdin dalam setahun terkahir ini sangatlah populer di negeri kita tercinta. Nurdin Halid dan Noordiin M. Top, kedua-duanya begitu topbbgt, satu Ketua PSSI satu nya lagi tertuduh sebagai gembong terorisme. Satunya masih dan bahkan tambah populer sementara yang satunya lagi dikabarkan sudah meninggal terterjang timah panas Densus 88.

Kali ini saya iseng-iseng mencari informasi seputar Nurdin Halid yang tambah ngetop, (siapa tahu bisa menambah trafik pengunjung ke blog ini) dan tambah ngetop dalam 1-2 bulan kedepan, minimal kalau beliau masih bertahan sebagai calon ketua PSSI dijamin bakalan tambah lama kengetopannya.

Berikut penelusuran saya tentang Nurdin Halid di situs-situs komersil dan sosial, sekedar buat arsip karena barangkali saja barangnya Nurdin ini dihapus/terhapus dari sumber aslinya. Selamat membaca !!!

Pertama : Kenapa Nurdin Harus Turun

dari http://archive.kaskus.us/thread/5569595

DELAPAN tahun terakhir, organisasi sepak bola nasional (baca: PSSI) menjadi sorotan. Sejumlah masalah mengadang dengan berbagai sudut pandang. Selama kepemimpinan Nurdin Halid, PSSI yang didirikan pada 19 April 1930 itu lebih banyak memunculkan sisi kontroversi dibandingkan prestasi. Karut marutnya sepak bola nasional belakangan bukan karena minimnya potensi dan sumber daya yang dimiliki. Tapi, lebih kepada inkompetensi di pucuk pimpinan. Sumber masalah utama ada di Nurdin Halid. Satu kepala itu hanya mampu menghadirkan sejuta masalah.
Continue reading

Popularity: 1% [?]

Final Ideal !!

Ronaldo vs Messi

Walaupun tidak ada siaran tv one di rumah saya (maklumlah rumah saya Ndeso) La Liga Spanyol masih tetap saya ikuti perkembangannya melalui media on-line, terkadang saya mendownload file video youtube untuk goal-goal di pertandingan tertentu.

Real Madrid adalah tim favorit saya di La Liga, saya kenal klub ini dan mulai menyukai nya sejak era Zidane main disana. Tim bertabur bintang dan pesona walaupun terkadang para Bintang nya saling berebut menampilkan cahaya terbaiknya sehingga permainan tim kerap terganggu. Continue reading

Popularity: 2% [?]

Momentum

Liukan Sang Garuda (foto dari foto.detik.com

Pergantian tahun, baik tahun baru masehi maupun hijriah sepantasnya kita jadikan momentum untuk berubah kearah yang lebih baik. Datangnya tahun yang baru sekaligus datang pula harapan baru, semangat baru dan motivasi baru. Masa lalu yang telah lewat hendaknya pula bisa menjadi bahan renungan dan evaluasi untuk masa depan yang lebih baik tentunya, bila tak ada masa lalu maka tak akan ada masa depan.

Ada beberapa peristiwa yang menurut saya bisa menjadi catatan kita semua. Pertama, bencana yang datang silih berganti menimpa bangsa kita hendaklah dicermati sebagai musibah yang seharusnya disikapi dengan kesabaran dan telaah terhadap sikap dan perbuatan kita yang mungkin menimbulkan datangnya musibah itu.

Kedua, gagalnya timnas menjuarai piala AFF, timnas sudah menunjukkan prestasi yang luar biasa dan kemenangan besar dalam babak penyisihan dan final, termasuk ketika mengalahkan sang juara dengan skor meyakinkan 5-1.  Kekalahan itu hanya datang di 30 menit paruh babak kedua di pertandingan final leg pertama di bukit Jalil, karena di SUGBK timnas juga masih mendominasi pertandingan. Hikmah yang bisa diambil adalah masa lalu tidak akan pernah kembali, kesalahan sedikit saja di masa lalu dapat berakibat fatal bagi masa depan. Untuk itu, marilah kita berhati-hati dan cermat memanfaatkan tiap penggal episode kehidupan kita.

Ketiga, masih seputar sepakbola juga (memang dasarnya penggemar bola), ketika menyaksikan pertandingan final di SUGBK, terlihat betul timnas mempunyai banyak peluang, sayangnya, karena faktor mental dan sikap tergesa-gesa tiap peluang gagal diubah menjadi goal kemenangan. Hikmahnya, kita seharusnya pandai memanfaatkan peluang menjadi sebuah momentum keberhasilan, tak perlu tergesa yang penting cermat, seperti pepatah jawa alon-alon waton klakon, biar lambat yang penting berhasil.

Semoga… Kita semua bisa mengubah setiap peluang menjadi momentum keberhasilan di awal tahun yang baru ini.

Popularity: 1% [?]

Belajar Nasionalisme dari Cristian Gonzales

Timnas PSSI akhirnya bisa asuk ke babak final di kasta tertinggi kompetsi sepak bola Asea Tenggara. Crsitian Gonzales, striker naturalisasi, menjadi pahlawan di babak semifinal melawan Filipina. Goal cantik lahir dari heading dan tendangan kerasnya dari luar kotak pinalti.

Goal Indah Gonzales di Laga kedua melawan Phillipina

Selama pertandingan Gonzales termasuk striker pekerja keras, tak jarang dari harus turun ke belakang membantu pertahanan. Sering pula ia harus menjemput bola dari lapangan tenaga. Perjuangan Gonzales termasuk diatas rata-rata dibanding anggota tim lainnya, apalagi bila dibandingkan dengan BP yang kurang gesit mencari bola.

Profil Singkat Cristian Gonzales

Cristian adalah salah satu penyerang yang paling mematikan sepanjang sejarah kompetisi sepak bola Indonesia. Kemampuannya dalam menendang, mencetak gol, penempatan posisi, visi permainan, dan sundulan adalah andalannya. Disamping kemampuannya, ia juga terkenal memiliki fisik yang prima.

Pada saat bermain di Uruguay, ia ditugaskan sebagai Gelandang Serang. Produktivitasnya kurang baik sampai akhirnya ia hijrah ke Indonesia untuk bergabung dengan PSM Makassar dengan status Free Transfer, dan diplot sebagai Penyerang. Dari sinilah ia membuktikan kualitasnya sebagai seorang penyerang handal.

Pada musim 2006, ia adalah pemain termahal di Liga Indonesia menurut data Badan Liga Indonesia dengan bayaran Rp 1,2 milyar[1]

Pada tanggal 21 November 2010 Cristian Gonzales memulai debut sebagai anggota timnas sepak bola indonesia melawan Timor Leste dan langsung mencetak dua gol di debut pertamanya. Selanjutnya, ia masuk sebagai anggota inti Timnas Indonesia pada kejuaraan Piala Suzuki AFF 2010.

Setelah menikah, ia memiliki paspor Indonesia, istrinya adalah wanita Indonesia bernama Eva Nurida Siregar. Dari pernikahannya, ia memperoleh dua orang anak (Fernando dan Florencia). Ia juga telah mempunyai dua anak hasil pernikahan sebelumnya (Amanda dan Michael). Cristian memeluk agama Islam pada tahun 2003 dan mengambil nama Mustafa Habibi. (sumber : id.wikipedia.org)

Ketenangan dan kedewasaan tampak dari sosok pemain Persib Bandung ini kontras dengan riwayatnya saat merumput di Sud America, Deprotivo Maldonado, PSM dan Persik yang sering membuat ulah dan tak jarang menimbulkan sangsi dari komisi disiplin.

Cristian Gonzales, Timnas Indonesia

Cristian Gonzales, Timnas Indonesia 2010

Kerja keras, ketenangan dan kedewasaan di lapangan layak dijadikan contoh bagi seluruh masyarakat Indonesia, walaupun masih baru berstatus WNI tetapi gonzales telah banyak memberikan warna dan jasa bagi dunia sepak bola khususnya timnas. nasionalisme Gonzales sudah ditunjukkan hingga Indonesia bisa masuk ke Final Piala AFF, akan semakin lengkap bila Indonesia bisa memenangi Piala AFF.

Jadi mari kita tunggu  dan kita teladani ‘keteladanan nasionalisme’ dari Cristian Gonzales

Popularity: 2% [?]