“Menyalin Takdir” Anak

Nasib, jodoh, rezeki dan ajal manusia sudah tertulis di kitab besar yang bernama Lauhul mahfudh. Kata kuncinya adalah “tertulis”. Bukan cuma di dalam angan.
Sebenarnya kita bisa “menyalin” takdir anak kita, asalkan dengan syarat dan semangat khusnuzhon billah, berprasangka baik kepada Allah.

Cobalah cermati urutan kalimat berikut ini.

  1. Kita tidak tahu apakah anak kita, jika dewasa nanti, akan menjadi polisi, psikolog atau dokter? Marilah berprasangka baik kepada Allah, dia menjadi dokter.
  2. Kita tidak tahu apakah anak kita akan menjadi dokter umum atau dokter spesialis? Marilah berprasangka baik kepada Allah, dia menjadi dokter spesialis. Continue reading

Popularity: 2% [?]

Ngamen dan Do’a

Kalau anda bepergian menggunakan bus ekonomi pastilah akan mendapatkan bonus suguhan istimewa live show musik jalanan. Berbagai jenis musik mereka sajikan dengan ciri khas masing-masing,mulai pop, dangdut, campursari dan campuraduk. Antar pengamen memiliki gaya, kemampuan musikal, dan ciri khas yang berbeda-beda walaupun lagu yang dibawakan biasanya sama.

Ada pengamen yang berdandan necis, tapi suaranya pas-pasan, tapi ada pula pengamen yang dandanannya awut-awutan tapi petikan gitar dan suaranya tak kalah dari grup Klanting. Continue reading

Popularity: 4% [?]

Jangan Pernah Berhenti

Hidup ini hanya sekali, jangan pernah berhenti untuk berusaha dan bekerja karena sudah ketetapan kehendak Nya barang siapa yang mau bekerja keras dan berusaha pasti akan mendapatkan apa yang dicita-citakannya.  Banyak kisah diluar sana yang penuh hikmah, seorang pekerja keras menemukan kemuliannya, seorang pelajar tekun menemukan keberhasilannya, seorang mahasiswa ulet meraih impiannya.

Hidup ini hanya sekali, jangan pernah berhenti untuk mengharap kepada Nya. Allah sang pencipta adalah Maha Kaya yang pasti akan mengabulkan setiap doa hamba Nya.  Bila terasa sudah lama kita memanjatkan doa tapi belum kita terima permintaan dalam do’a kita mungkin Allah SWT sayang kepada kita, Dia senantiasa bangga dan ingin mendengarkan untaian do’a hamba yang dicintai Nya.

Tak ada alasan untuk berhenti, apapun rintangan yang dihadapi. Berhenti berarti putus asa, berhenti berarti gagal selamanya, bukankah ada atau tidaknya suatu rintangan adalah penguat mental dan keimanan?. Tak ada atlet yang tak berkeringat ketika membentuk ototnya, tak ada pengusaha sukses yang tak pusing  dan tak sempit hatinya meraih kesuksesannya.

Jadi, tak ada alasan berhenti, selama kita masih bisa berusaha dan berdo’a

 

Popularity: 18% [?]